.....Andri prayogo awal mulanya adalah seniman jalanan yang hobinya corat-coret tembok alias taging. Sadar bahwa taging adalah cara mengekspresikan seni yang salah, lebih tepatnya salah tempat (media) kemudian mencari media apa yang lebih layak.
.......Tidak merusak fasilitas umum, karya dapat dipublikasikan dan tentu saja memiliki nilai jual. Maka beralih ke media digital, pada awalnya hanya mengenal Microsoft Paint, dari software inilah belajar teknik dasar mengenai desain grafis, teknik menarik garis dengan menggunakan mouse adalah teknik dasar yang didapat.
.....Mungkin ada yang meragukan "Bagaimana kalau tidak bisa melukis sama sekali, bukan lulusan seni, dan lain sebagainya". Tidak berpengaruh, Karena menurut pengalaman saya (mahasiswa teknik) mendesain dalam bentuk digital yang menentukan adalah imajinasi (khayalan) bukan keahlian (keterampilan) tangan. Karena jika kita melakukan kesalahan misalnya salah mewarnai, didunia digital anda bisa mengulangi proses atau pilih Undo. Berbeda dengan dunia kanvas.